inilah sekilas tentang penemu yang mungkin tidak terlalu dikenal di dunia, penemu sedotan... benda penting itu ternyata sangat bermafaat loh!!
Sedotan merupakan benda yang sangat bermanfaat. Minum susu atau jus
teras lebih nikmat dengan sedotan. Selain untuk minum, sedotan pun dapat
digunakan untuk bermain balon-balon sabun. Bahkan sedotan dapat dapat
digunakan untuk membuat kerajian tangan. Sebelum ditemukannya sedotan
buatan, orang menggunakan sedotan dari bahan rumput gandum atau dari bahan gelas. Penemu
sedotan buatan pertama adalah seorang pemilik pabrik kertas rokok
bernama Marvin Stone. Pada tahun 1888, Ia menciptakan sedotan berbahan
kertas. Sedotan kertas ini dibuat dengan cara yang cukup unik. Kertas
digulung pada pensil sehingga membentuk sebuah pipa. Selanjutnya kertas
ini dilem. Akan tetapi, sedotan berbahan kertas tidak tahan terhadap
basah. Marvin Stone menyempurnakan penemuannya dengan menggunakan kertas
manila yang dilapisi dengan parafin. Terciptalah sebuah sedotan anti
air. Mervin Stone juga menentukan ukuran ideal untuk sebuah sedotan.
Panjangnya 8,5 inci (21,25cm). Diamaternya kira-kira sedikit lebih kecil
dari diameter biji lemon, untuk mencegah biji lemon masuk ke dalam
sedotan dan tersangkut di dalamnya. Produk ini dipatenkan pada tanggal 3
Januari 1888. Pada tahun 1890, pabriknya lebih banyak memproduksi
sedotan daripada kertas rokok. Pada tahun 1906 Marvin Stone berhasil
menciptakan sebuah mesin pembuat sedotan. Dengan demikian, sedotan tidak
lagi dibuat dengan tangan. Pada tahun 1938 Joseph B. Friedman
mengembangkan sedotan fleksibel yang dikenal dengan sebutan flexy-straw.
Awalnya dia kasihan melihat putrinya yang kesal dengan sedotan sodanya
yang bengkok dan menghalangi aliran muniman. Dari situlah dia membuat
flexy-straw yang dapat dibengkokkan tanpa menghalangi aliran minuman
seperti yang kita temui sekarang. Pada bagian atas sedotan ada
lipatan-lipatan kecil yang dibengkokkan ke segala arah. Joseph
B.Friedman juga menilai sedotan ciptaan
Marvin Stone masih memiliki kekurangan, diantaranya mudah retak dan
kurang bersih. Joseph B.Friedman mengganti bahan sedotannya dengan
plastik yang bersih dan tidak mudah rusak. Terciptalah flexy-straw yang
kita temui saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar